Beranda » Berita » Mau Liburan Akhir Tahu di Candi Borobudur? Simak Protokol Kesehatan Berikut Ini

Reflytrip.id – Jelang liburan akhir tahun 2020, PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur menambah kuota kunjungan ke Candi yang belokasi di Magelang, Jawa Tengah ini menjadi 4000 orang tiap harinya. Kebijakan ini berlaku sejak 26 November lalu.

Jumlah tersebut mengalami peningkatan sekitar 10 persen dari jumlah sebelumnya 3.500 orang per hari. Walaupun kuota telah ditambah, peningkatan pengunjung di Candi dilaporkan masih belum signifikan. Apalagi jika dibandingkan dengan kunjungan wisatawan pada tahun lalu.

“Tahun lalu, kita bisa menerima kunjungan sampai 4.39 juta. Sedangkan dari Januari sampai dengan November 2020 kemarin, pengunjung yang datang kesini baru 828 ribu orang. Jauh sekali,” ujar I Gusti Putu Ngurah Sedana, General Manager PT TWC Borobudur dalam acara ‘FunTrip Partner Gathering bersama Kemenparekraf x Mister Aladin’, di Yogyakarta, belum lama ini.

Padahal, sejak relaksasi pariwisata diberlakukan, pihak TWV telah tiga kali menambah kuota kunjungan. Dimulai saat reaktivasi Candi Borobudur pada Juni lalu. Kuota kunjungan hanya 15 persen dari kapasitas maksimul atau 1.500 orang per hari.

Kemudian meningkat menjadi 25 persen (2.500) orang, sampai akhir kuota ditambahkan menyambut libur akhir tahun menjadi 4.000 orang per hari.

I Gusti Putu Ngurah Sedana selaku General Manager TWC Borobudur berharap, dengan adanya sertifikat CHSE yang diberikan Kementerian Parwisata dan Ekonomi Kreatif, wisatawan mulai kembali tertarik untuk berwisata.

“Kami sudah dapat sertifikat CHSE karena dinilai layak untuk dikunjungi karena telah menerapkan protokol kesehatan dengan baik dan memuaskan. Kami harap pengunjung tertarik datang ke Candi Borobudur, dan tetap mematuhi protokol kesehatan,” kata Sedana.

Buat teman-teman yang berencana menikmati liburan akhir tahun di Candi Borobudur, berikut ini adalah penjelasan secara singkat protokol kesehatan yang diterapkan pihak TWC.

1. Wisatawan yang akan berkunjung diatur mulai dari tempat kedatangan hingga pintu keluar Kawasan Candi Borobudur.

Papan-papan informasi tentang tata cara pencegahan Covid-19 juga terpasang diberbagai sudut kawasan mulai dari penggunaan masker, cuci tangan, melakukan social distancing maupun physical distancing.

2. Saat hendak memasuki kawasan, wisatawan akan dicek suhu tubuhnya. Pegunjung dengan suhu tubuh di atas 37,3 derajat Celcius tidak diperbolehkan masuk area candi. Namun jika lolos nantinya pengunjung diberi stiker hijau.

3. Sebelum sampai lokasi pembelian tiket, wisatawan dianjurkan untuk cuci tangan dan melewati antiseptic chamber yang aman bagi pengunjung.

Pembelian tiket dianjurkan untuk menggunakan metode nontunai, namun pengelola juga masih melayani bagi wisatawan yang akan membeli tiket dengan cara tunai. Calon pengunjung juga bisa membeli tiket secara online.

4. Setelah mendapatkan tiket, pengunjung bisa memasuki kawasan candi yang dibuka dari pukul 08.00–16.00 WIB. Dalam kurun waktu tersebut ada jeda istirahat selama 1 jam untuk membersihkan semua peralatan protokol kesehatan yang telah digunakan oleh wisatawan.

(gnm)

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.